Target Swasembada Pangan Papua Tercapai dalam 3 Tahun

Pemerintah targetkan Papua swasembada pangan maksimal 3 tahun ke depan lewat cetak sawah baru dan revitalisasi industri sagu….

Target Swasembada Pangan Papua Tercapai dalam 3 Tahun

Target Swasembada Pangan Papua Tercapai dalam 3 Tahun

liga335 — Pemerintah menetapkan target ambisius untuk mencapai swasembada pangan di Papua dalam kurun waktu paling lambat tiga tahun ke depan. Langkah-langkah konkret telah disiapkan untuk mengejar ketertinggalan produksi beras di wilayah tersebut.

Menutup Kesenjangan Produksi Beras

Data menunjukkan kebutuhan beras di Papua saat ini mencapai sekitar 660 ribu ton per tahun. Sayangnya, produksi lokal baru mampu memenuhi sekitar 120 ribu ton, sehingga masih terdapat defisit yang signifikan. Untuk menutup celah ini, strategi utama yang akan dijalankan adalah program pencetakan sawah baru secara masif.

Dibutuhkan sekitar 100 ribu hektar sawah baru untuk menghasilkan tambahan 500 ribu ton beras guna memenuhi kebutuhan. Rencana pencetakan sawah ini akan didistribusikan di wilayah Papua Selatan, Papua, dan Papua Barat. Bahkan, terdapat permintaan dari enam provinsi lain untuk program serupa.

Visi Kemandirian Pangan Tiap Pulau

Komitmen ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah membangun kemandirian pangan di setiap pulau di Indonesia. Konsepnya adalah menciptakan swasembada di tingkat pulau, sehingga mengurangi ketergantungan pada distribusi antarwilayah.

Pendekatan ini diyakini sebagai solusi permanen untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional dan menjadi instrumen efektif dalam mengendalikan tingkat inflasi. Dengan setiap pulau mandiri, gejolak harga akibat masalah logistik dapat diminimalisir.

Menggali Potensi Pangan Lokal: Sagu

Selain fokus pada beras, pemerintah juga akan mengoptimalkan potensi pangan lokal Papua, khususnya sagu. Salah satu langkah nyata adalah revitalisasi industri pengolahan sagu. Rencananya, pabrik sagu yang terletak di Sorong akan diaktifkan kembali.

Revitalisasi pabrik sagu ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal, mendiversifikasi sumber pangan, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat Papua berbasis potensi daerah.

wowresumetemplates.com