Sopir Truk Tangki Ditembak OTK di Yahukimo Saat Antar Air Bersih
Seorang sopir truk tangki air bersih menjadi korban penembakan di jalur Dekai-Lopon, Yahukimo. Korban sempat kritis dan dirujuk ke Jayapura….
Sopir Truk Tangki Ditembak OTK di Yahukimo Saat Antar Air Bersih
wowresumetemplates.com — Seorang sopir truk tangki air bersih menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di jalur poros Dekai–Lopon, Kabupaten Yahukimo, Papua. Insiden yang terjadi pada Kamis siang itu menimpa warga sipil yang sedang menjalankan tugas pelayanan pengiriman air bersih untuk masyarakat.
Kronologi Insiden Penembakan
Berdasarkan penjelasan Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, kejadian berlangsung saat korban mengemudikan mobil tangki menuju wilayah Lopon. Di tengah perjalanan, secara tiba-tiba korban diberondong tembakan dari arah pinggir jalan. Peluru menghujam bagian punggung sebelah kiri sopir tersebut.
Meski mengalami luka tembak, korban bersama seorang kenek yang mendampinginya menunjukkan keteguhan dengan tetap melanjutkan perjalanan. Mereka berhasil mencapai Lopon untuk menyelamatkan diri dan mencari pertolongan.
Respons Cepat Aparat Keamanan
Laporan kejadian segera diterima oleh aparat. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan pengamanan.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis intensif pertama. Kondisi korban sempat dilaporkan kritis dan menjalani tindakan medis awal di rumah sakit tersebut.
Rujukan ke Rumah Sakit di Jayapura
Mengingat kompleksitas luka dan kebutuhan penanganan lebih lanjut, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura. Pemindahan ini dilakukan agar korban mendapatkan perawatan yang lebih komprehensif dan fasilitas kesehatan yang memadai.
Penegasan Aparat Terhadap Kekerasan
Brigjen Faizal Ramadhani menegaskan sikap tegas aparat keamanan terhadap aksi kekerasan yang menargetkan warga sipil, terlebih mereka yang sedang menjalankan aktivitas pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
“Korban adalah masyarakat yang sedang bekerja mengangkut kebutuhan dasar berupa air bersih. Ini tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Kami bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dan mengamankan situasi. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku,” tegas Faizal.
Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat di wilayah tersebut bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tanpa rasa takut, khususnya ketika mencari nafkah atau menjalankan pekerjaan sehari-hari yang vital bagi komunitas.
