Prabowo Sambut Tahun Baru 2026 di Posko Pengungsi Korban Banjir

Presiden Prabowo Subianto beri semangat dan pastikan komitmen pemerintah bantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatra Utara….

Prabowo Sambut Tahun Baru 2026 di Posko Pengungsi Korban Banjir

Prabowo Sambut Tahun Baru 2026 di Posko Pengungsi Korban Banjir

ANGKARAJA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada warga yang terdampak bencana banjir dan longsor. Kunjungannya berlangsung di Posko Pengungsian Desa Batu Hela, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, pada Kamis (1/1/2026).

Di hadapan para pengungsi, Presiden mendoakan agar seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan kebaikan di tahun yang baru. “Selamat Tahun Baru 2026, semoga Yang Maha Kuasa selalu memberikan yang terbaik untuk kita semua,” ucap Prabowo, seperti yang terekam dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden.

Ajakan Penuh Semangat dan Optimisme

Prabowo mengajak seluruh masyarakat, khususnya korban bencana, untuk menyambut Tahun Baru 2026 dengan semangat dan optimisme yang tinggi. Dia meyakini bahwa dengan kebersamaan, Indonesia akan tumbuh menjadi negara yang semakin kuat.

“Kita hadapi masa depan, kita hadapi tahun yang akan datang dengan penuh semangat dan optimisme. Negara kita akan semakin kuat,” tegasnya.

Komitmen Pemerintah dalam Penanganan Bencana

Di kesempatan yang sama, Presiden memastikan komitmen pemerintah untuk terus membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat terdampak. Dia telah memerintahkan para menterinya untuk turun langsung ke lapangan guna memantau proses penanganan dan pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Sumatra.

“Para pembantu saya terus bergantian. Saya tugaskan semua menteri untuk berpencar mengecek, melihat, dan memeriksa perkembangan di semua daerah yang terdampak,” jelas Prabowo.

Kemajuan Pemulihan Pascabencana

Presiden menyebutkan telah terjadi banyak kemajuan dalam penanganan situasi pasca satu bulan bencana banjir dan longsor melanda wilayah Sumatra. Berdasarkan laporan yang diterimanya, kondisi sudah menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Dia menyampaikan bahwa di Tapanuli Selatan sudah tidak ada lagi desa yang terisolasi. Sementara untuk wilayah Sumatra Utara secara keseluruhan, proses pemulihan juga berjalan pesat. “Tadi Gubernur melaporkan, dari yang awalnya puluhan desa terisolasi, sekarang mungkin tinggal 5 desa yang masih terputus aksesnya,” pungkas Prabowo.