Prabowo Hadiri KTT Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri KTT pertama Dewan Perdamaian Gaza di Washington DC, yang dipimpin Donald Trump….

Prabowo Hadiri KTT Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS

Prabowo Hadiri KTT Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS

Tvtogel — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memenuhi agenda diplomatik penting di Amerika Serikat. Salah satu agenda utamanya adalah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza yang digelar di Washington DC.

KTT Perdana dengan Inisiator Langsung

Pertemuan puncak bersejarah ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026. KTT tersebut akan dipimpin secara langsung oleh mantan Presiden AS, Donald Trump, selaku inisator utama pembentukan lembaga perdamaian tersebut. Konfirmasi jadwal ini disampaikan oleh beberapa pejabat Kantor Kepresidenan Amerika Serikat (White House) pada minggu sebelumnya.

Kehadiran Pemimpin Dunia

Kehadiran Prabowo Subianto dalam forum internasional ini turut dikonfirmasi oleh sejumlah pemimpin dunia lainnya. Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, juga telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam pertemuan puncak perdana BoP di ibu kota Amerika Serikat tersebut.

Indonesia sebagai Anggota Resmi BoP

Partisipasi aktif Indonesia dalam KTT ini merupakan kelanjutan dari komitmen negara dalam keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza. Indonesia secara resmi tercatat sebagai anggota BoP setelah Prabowo Subianto turut menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut.

Penandatanganan bersejarah itu berlangsung pada acara peluncuran di Davos, Swiss, tepatnya pada 22 Januari 2026. Langkah ini menegaskan posisi Indonesia dalam upaya kolektif global untuk mencari solusi perdamaian di Gaza.

Jaringan Negara Anggota

Indonesia tidak sendiri dalam inisiatif ini. Selain Amerika Serikat sebagai penggagas, sejumlah negara lain juga telah menandatangani piagam yang sama. Di antaranya adalah Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Yordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan.

Keikutsertaan negara-negara dari berbagai kawasan ini mencerminkan dukungan luas dan upaya multilateral untuk menyelesaikan konflik yang berlarut-larut di Gaza melalui dialog dan diplomasi.