Pendataan Rumah Korban Banjir Sumatra dan Aceh Segera Diselesaikan
Pemerintah fokus menyamakan data rumah rusak dan hilang akibat banjir untuk percepatan rehabilitasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar….
Pendataan Rumah Korban Banjir Sumatra dan Aceh Segera Diselesaikan
PTTOGEL — Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tengah menggenjot proses pendataan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra, khususnya Aceh. Pendataan ini dilakukan untuk mengategorikan tingkat kerusakan serta mencatat rumah yang hilang akibat terjangan banjir.
Kategorisasi Kerusakan untuk Kecepatan Pemulihan
Menteri Koordinator Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan bahwa data kerusakan rumah akibat banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih dalam proses pendalaman. Tim sedang bekerja untuk mengelompokkan kerusakan ke dalam beberapa kategori, mulai dari rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, hingga rumah yang benar-benar hilang karena hanyut.
“Data yang akurat dan terperinci sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya,” jelas AHY. Proses kategorisasi ini menjadi fondasi bagi program rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dilakukan.
Koordinasi untuk Penyamaan Data
Untuk memastikan keakuratan dan keseragaman informasi, pemerintah pusat telah menggelar rapat koordinasi secara daring dengan Pemerintah Provinsi Aceh. Tujuannya adalah menyelaraskan basis data antara pusat dan daerah mengenai jumlah dan kondisi rumah warga yang terdampak.
“Basis datanya harus sama, paling tidak serupa. Ketidaksesuaian data dapat menghambat kecepatan proses membangun kembali atau memperbaiki rumah-rumah warga,” tegas Menko AHY. Penyamaan persepsi dan data ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan mempercepat penyaluran bantuan serta program pemulihan.
Dengan data yang terpadu dan terverifikasi, pemerintah berharap dapat menjalankan program pemulihan pascabencana dengan lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran, sehingga masyarakat korban banjir dapat segera kembali ke kehidupan normal.
