Pembersihan Kantor Pemerintahan Aceh Tamiang Pasca Bencana Berlanjut

Kantor pelayanan publik di Aceh Tamiang dibersihkan oleh praja IPDN dari seluruh Indonesia, wujud gotong royong pemulihan pascabencana….

Pembersihan Kantor Pemerintahan Aceh Tamiang Pasca Bencana Berlanjut

Pembersihan Kantor Pemerintahan Aceh Tamiang Pasca Bencana Berlanjut

ANGKARAJA — Proses pembersihan dan rehabilitasi kantor pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terus dilaksanakan pascabencana. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memastikan hal tersebut dan secara langsung memberikan semangat kepada para tenaga yang terlibat dalam upaya pemulihan.

Gotong Royong Praja IPDN dan PT Wika

Qodari mengunjungi sejumlah praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang sedang bertugas membersihkan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Aceh Tamiang. Kantor dinas pelayanan terpadu ini dibersihkan melalui kerja sama antara para praja dengan petugas dari PT Wika. Tugas ini merupakan bagian dari penugasan yang diberikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang saat ini memimpin Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra.

Progres Pembersihan yang Signifikan

“Setelah beberapa hari bekerja, lumpur telah berhasil dikeluarkan. Lantai sudah mulai terlihat dan sedang dalam proses pembersihan lebih lanjut. Tahap selanjutnya adalah perbaikan dinding agar fasilitas ini dapat berfungsi kembali. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada adik-adik praja yang ditugaskan dari berbagai provinsi di Indonesia,” jelas Qodari, seperti dikutip dari Antara.

Wujud Nyata Kebersamaan dan Kebangsaan

Lebih lanjut, Qodari menekankan bahwa bantuan dari praja IPDN yang berasal dari berbagai penjuru tanah air ini merupakan cerminan nyata semangat kebersamaan dan kebangsaan. Bencana yang melanda Aceh Tamiang direspons dengan gotong royong oleh putra-putri terbaik bangsa.

“Keindahan bangsa Indonesia terpancar nyata di tempat ini. Bencana terjadi di Aceh Tamiang, namun yang turun tangan membantu adalah para praja dari seluruh Indonesia. Mari kita doakan agar pemulihan berjalan cepat, sehingga kantor ini dapat kembali beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh Tamiang,” pungkas Qodari.