Mayat Wanita Ditemukan Mengering di Rumah Kosong Depok

Jenazah wanita berinisial DH ditemukan dalam kondisi tinggal tulang di rumahnya di Meruyung, Depok. Polisi masih selidiki penyebab kematian….

Mayat Wanita Ditemukan Mengering di Rumah Kosong Depok

Mayat Wanita Ditemukan Mengering di Rumah Kosong Depok

Sebuah penemuan tragis terjadi di kawasan Meruyung, Kota Depok. Jenazah seorang perempuan berinisial DH (55) ditemukan dalam kondisi sudah mengering dan tinggal tulang belulang di dalam rumahnya sendiri. Saat ditemukan, mayat korban terkubur di dalam tumpukan pakaian dan terdapat taburan bubuk kopi di sekitarnya.

Penyelidikan Dimulai, Penyebab Kematian Masih Misterius

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban. “Masih dilakukan penyelidikan dan pemintaan keterangan sejumlah saksi. Saat ditemukan, kondisi kulit jenazah sudah mengering,” jelas Made, Minggu (8/3/2026).

Kronologi Penemuan oleh Keluarga

Ketua RT setempat, Sagian Saprudin, mengungkapkan bahwa jenazah DH ditemukan pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Penemuan pertama kali dilakukan oleh anak korban yang mendatangi rumah ibunya. “Awalnya melihat ada kaki yang terlihat memar. Saat itu keluarga sedang bersih-bersih rumah menyambut Idulfitri, karena rumah tersebut diduga kosong,” ujar Sagian.

Sagian menjelaskan lebih lanjut bahwa korban semasa hidupnya tinggal bersama suami siri. Namun, saat kejadian, suaminya tidak ditemukan di lokasi. “Biasanya tinggal dengan suami ketiganya. Saat ini tidak ada, sendirian,” jelasnya.

Kondisi Temuan yang Tidak Biasa

Jenazah korban ditemukan tertutup oleh lapisan pakaian, karpet, alas setrika, dan sejumlah kain lainnya. Keberadaan taburan bubuk kopi di sekitar tubuh menambah suasana misterius pada tempat kejadian. “Kami tidak berani melihat lebih detail. Dari pihak kepolisian, informasi cukup sampai di sini saja,” terang Sagian.

Yang membuat kejadian ini semakin aneh, Sagian dan keluarganya yang rumahnya berdekatan mengaku tidak mencium aroma busuk atau tidak sedap sama sekali. “Kami, bahkan istri saya yang sering memberi makan kucing di sekitar situ, tidak mencium bau apa-apa. Beberapa waktu lalu saat bersih-bersih lingkungan juga tidak terdeteksi bau mencurigakan,” ungkapnya.

Sagian mengaku sudah lama tidak bertemu dengan korban. Pertemuan terakhir terjadi pada September 2025. Pihak kepolisian Metro Depok terus mendalami kasus ini untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian DH.