Lonjakan Penumpang Kereta Api di Surabaya Saat Angkutan Lebaran 2026
KAI Daop 8 Surabaya catat 47 ribu penumpang dalam sehari dan ratusan ribu tiket jarak jauh terjual selama periode mudik Lebaran….
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Surabaya Saat Angkutan Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang pada masa angkutan Lebaran tahun 2026. Pada Selasa, 17 Maret 2026 saja, diproyeksikan sebanyak 47.225 penumpang menggunakan jasa kereta api di wilayah operasinya.
Angka tersebut terdiri dari 26.555 penumpang yang berangkat dan 20.670 penumpang yang tiba. Suasana padat terlihat jelas di Stasiun Gubeng, Surabaya, di mana para calon penumpang memadati area stasiun, bersiap untuk melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas lainnya.
Tiket Jarak Jauh Ludes Terjual
Sementara itu, hingga Selasa (17/3/2026), penjualan tiket kereta api jarak jauh telah menunjukkan angka yang sangat tinggi. Lebih dari 393.000 tiket telah terjual habis. Penjualan ini merupakan akumulasi untuk periode keberangkatan dari 11 Maret hingga 1 April 2026.
Jumlah tiket yang laku tersebut setara dengan sekitar 70 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan untuk periode mudik, yaitu sebanyak 561.528 kursi. Angka ini mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi rel dalam mudik tahun ini.
Periode dan Penambahan Layanan
PT KAI telah menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selama 22 hari, yaitu dari 11 Maret hingga 1 April 2026. Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang yang besar, KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian operasional.
Selama periode puncak tersebut, Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Rinciannya terdiri dari 49 perjalanan reguler, ditambah dengan 5 perjalanan tambahan yang diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Gubeng, 3 perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Turi, dan 2 perjalanan tambahan dari Stasiun Malang. Penambahan layanan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.
