Banjir Rendam 9 RT di Jakarta Barat dan Utara, 350 Warga Mengungsi

Hujan deras memicu luapan kali di Jakarta, menyebabkan banjir di sembilan RT dan satu ruas jalan. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat aman….

Banjir Rendam 9 RT di Jakarta Barat dan Utara, 350 Warga Mengungsi

Banjir Rendam 9 RT di Jakarta Barat dan Utara, 350 Warga Mengungsi

wowresumetemplates.com — Sebanyak sembilan Rukun Tetangga (RT) dan satu ruas jalan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara dilaporkan terendam banjir pada Minggu pagi. Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan beberapa kali di ibu kota meluap.

Ketinggian Air dan Wilayah Terdampak

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 20 sentimeter. Di Jakarta Barat, banjir dengan ketinggian 20 cm merendam dua RT di Kelurahan Tegal Alur, yang dipicu oleh luapan Kali Semongol.

Sementara itu, di Jakarta Utara, tujuh RT terdampak dengan ketinggian air sekitar 10 cm. Enam RT berada di Kelurahan Marunda dan satu RT di Kelurahan Kapuk Muara. Luapan terjadi di Kali Angke dan Kali Nagrak akibat intensitas hujan yang tinggi.

Dampak pada Infrastruktur dan Warga

Tidak hanya permukiman, banjir juga merendam Jalan Kamal Raya di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, dengan ketinggian air mencapai 15 cm. Insiden ini berdampak signifikan pada warga setempat.

Sebanyak 350 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Ratusan warga tersebut ditampung di Masjid Nurul Jannah, yang menampung 125 jiwa, dan SD Robiatul Adawiyah, yang menampung 225 jiwa.

Analisis dan Implikasi

Kejadian banjir di awal bulan ini kembali menyoroti kerentanan beberapa wilayah di Jakarta terhadap fenomena curah hujan tinggi. Meskipun ketinggian air tergolong sedang, dampaknya langsung terasa pada terganggunya aktivitas warga dan perlunya proses pengungsian.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana dan pengelolaan sistem drainase serta sungai yang berkelanjutan di ibu kota untuk meminimalisir dampak serupa di masa depan.