Samuel Sekuritas sebut stimulus ekonomi mulai berhasil pacu daya beli
Jakarta – Tim Strategi Makro Samuel Sekuritas Indonesia (SSI) menyampaikan bahwa rangkaian stimulus ekonomi yang digulirkan pemerintah mulai menunjukkan hasil konkret terhadap penguatan pasar serta daya beli masyarakat.
Hal ini terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada November 2025 yang kembali mengalami kenaikan signifikan, mencapai 124 dibanding 121,2 pada bulan sebelumnya.
“Kenaikan ini menunjukkan bahwa konsumen semakin percaya diri, baik dalam menilai kondisi saat ini maupun dalam memandang arah perekonomian beberapa bulan ke depan,” ujar Tim Strategi Makro SSI dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.
Pencapaian ini sekaligus menjadi level tertinggi sejak Februari, menandakan bahwa optimisme rumah tangga terus menguat seiring pemulihan ekonomi nasional yang berlangsung bertahap.
Menurut tim riset, peningkatan IKK tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan pangan, serta stimulus bagi UMKM dan sektor padat karya.
Seluruh enam subindeks pembentuk IKK mengalami perbaikan, termasuk persepsi pendapatan masyarakat yang meningkat 4,4 poin menjadi 121,5. Kenaikan ini dinilai sebagai sinyal positif terhadap prospek konsumsi jangka pendek.
“Kenaikan tersebut mencerminkan keyakinan rumah tangga akan stabilitas pendapatan, seiring meredanya inflasi dan masih berlanjutnya dukungan fiskal,” jelas SSI.
Selain itu, indeks ekspektasi ekonomi naik 3,2 poin menjadi 136,6, sementara penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini turut menguat 2,4 poin ke level 111,5.
Optimisme konsumen juga terlihat dari meningkatnya minat belanja untuk kebutuhan sekunder. Indeks pembelian barang tahan lama mencapai 109,4, mengindikasikan tekanan keuangan rumah tangga mulai mereda sehingga masyarakat kembali berani membeli barang non-esensial.
Dari sisi pasar tenaga kerja, kepercayaan publik turut mengalami perbaikan. Persepsi terhadap ketersediaan pekerjaan saat ini naik ke level 103,7, sementara ekspektasi lapangan kerja enam bulan ke depan meningkat 3,3 poin menjadi 135,3.
Meski sejumlah risiko global seperti volatilitas pasar keuangan dan ketegangan geopolitik masih harus dicermati, perkembangan pada November memberikan sinyal kuat bahwa pondasi permintaan domestik Indonesia semakin solid.
“Dengan membaiknya sentimen konsumen, konsumsi diproyeksikan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi menuju 2026,” tulis Tim Strategi Makro SSI.
Editor : TVTOGEL
Sumber : wowresumetemplates.com
