DKI Alokasikan Rp 31 Miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026

Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana besar untuk operasi modifikasi cuaca guna mengendalikan intensitas hujan dan mengurangi risiko genangan….

DKI Alokasikan Rp 31 Miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026

DKI Alokasikan Rp 31 Miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026

wowresumetemplates.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 31 miliar untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga akhir tahun 2026. Alokasi dana tersebut direncanakan untuk mendanai operasi baik di musim penghujan maupun musim kemarau, menyesuaikan dengan kebutuhan pengendalian cuaca.

Pelaksanaan dan Kolaborasi OMC

Pada awal tahun 2026 ini, operasi telah dimulai sejak 16 Januari dan direncanakan berlangsung hingga 20 Januari. Tujuannya adalah untuk menekan intensitas hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota. OMC dilaksanakan dengan menerbangkan pesawat CASA A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Dalam pelaksanaannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta berkolaborasi dengan beberapa institusi terkait, yaitu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia. Koordinasi harian dan evaluasi terus dilakukan untuk menentukan lokasi dan waktu penyemaian awan yang paling efektif berdasarkan dinamika atmosfer.

Efektivitas dalam Mengurangi Dampak Genangan

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan peran penting OMC dalam menekan dampak genangan. Menurutnya, operasi ini dinilai efektif untuk meredam intensitas curah hujan. Tanpa intervensi melalui OMC dalam beberapa hari terakhir, wilayah yang terdampak genangan dan banjir diperkirakan akan jauh lebih luas.

Imbauan kepada Masyarakat

Meski OMC berjalan, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air di sekitar tempat tinggal.

Informasi terkini mengenai kebencanaan dan peringatan dini cuaca dapat diakses melalui berbagai kanal resmi, seperti Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs web bpbd.jakarta.go.id, serta akun media sosial @bpbddkijakarta.

Kondisi Terkini: Banjir Telah Surut

Berdasarkan data terbaru, banjir yang sempat melanda beberapa wilayah di DKI Jakarta pada Minggu (18/1/2026) telah surut pada Senin pagi (19/1/2026). Sebelumnya, tercatat 48 Rukun Tetangga (RT) dan 29 ruas jalan terendam akibat hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memastikan bahwa hingga pukul 07.00 WIB pada hari Senin, seluruh genangan air di wilayah DKI Jakarta telah surut.